<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Global Bali Tour</title>
	<atom:link href="http://globalbalitour.com/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://globalbalitour.com</link>
	<description>Trust Us to take you Around…</description>
	<pubDate>Tue, 27 Apr 2010 02:59:11 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Tari Keris dan Barong</title>
		<link>http://globalbalitour.com/?p=56</link>
		<comments>http://globalbalitour.com/?p=56#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2008 08:52:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>globalbl</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tradisi &amp; Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://globalbalitour.com/tari-keris-dan-barong</guid>
		<description><![CDATA[Barong adalah merupakan simbol kebaikan di Bali, yang bentuknya hampir mirip dengan singa. Pada tarian Barong akan dipertunjukan, perkelahian antara kebaikan (barong) melawan kejahatan yang disimbolkan dengan Rangda (wajah yang sangat menyeramkan seperti raksasa). Tetapi tidak satupun dari mereka ada yang menang ataupun kalah. Semua itu merupakan cerminan dari kehidupan masyarakat sehari-hari dimana baik dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Barong adalah merupakan simbol kebaikan di Bali, yang bentuknya hampir mirip dengan singa. Pada tarian Barong akan dipertunjukan, perkelahian antara kebaikan (barong) melawan kejahatan yang disimbolkan dengan Rangda (wajah yang sangat menyeramkan seperti raksasa). Tetapi tidak satupun dari mereka ada yang menang ataupun kalah. Semua itu merupakan cerminan dari kehidupan masyarakat sehari-hari dimana baik dan buruk atau positif dan negatif selalu ada dalam kehidupan kita. Walaupun pada dasarnya setiap orang ingin mendapatkan hal-hal yang baik.Inti dari cerita tarian Barong diambil dari cerita pewayangan hindu terbesar dari India yaitu Mahabarata.<br />
Dalam kisah ini diceritakan, salah satu dari Panca Pandawa (5 bersaudara) yaitu Sahadewa, akan dikorbankan oleh ibunya (Dewi Kunthi) untuk dipersembahkan kepada Dewi Durga (istri Dewa Siwa yang mempunyai wajah sangat menyeramkan). Tetapi saatnya untuk dikorbankan Dewi kunthi merasa sangat sedih dan tidak rela anaknya dipersembahkan dan dia ingin membatalkannya. Oleh karena kelicikan Dewi Durga akhirnya Dewi Kunthi seketika berubah fikiran dan menjadi sangat marah kepada Sahadewa. Dan akhirnya Sahadewa diikat dibawah pohon, sambil menunggu waktu yang tepat untuk dipersembahkan. Pada saat itulah datang Dewa Wisnu memberikan anugrah kepada Sahadewa sehingga menjadikan dia tak terkalahkan. Dan tiba saatnya Dewi Durga turun untuk mebunuh Sahadewa, namun semua itu tidak mampu dilakukan. Bahkan akhirnya Dewi durga meminta Sahadewa untuk membunuh dirinya sendiri (Dewi Durga) agar dia bisa kembali ke surga. Setelah dia terbunuh, datanglah Kalika (murid dewi Durga) dan mencoba untuk membunuh Sahadewa. Tetapi kalika kalah dan dia menjelma menjadi seekor babi hutan, karena diburu oleh masyarakat kemudian dia menjelma lagi menjadi Burung paksi (burung yang besar) dan selanjutnya mencoba mengalahkan Sahadewa. Lagi-lagi Kalika kalah dan terakhir dia menjelma menjadi Dewi Durga dengan wujud Rangda. Pada saat itu juga Sahadewa merubah dirinya (menjelma) menjadi Barong dan bertempur dengan Kalika. pada perkelahian ini tidak ada satupun yang kalah atau menang. Tari ini diakhiri dengan tarian Keris, yang di perankan oleh beberapa orang laki-laki yang mencoba menusuk dirinya sendiri dengan keris tetepi tidak satupun dari mereka ada yang terluka, karena tubuh mereka telah dimasuki oleh kekuatan yang tidak bisa dilihat denagn kasat mata. Itulah secara singkat cerita dari tarian Barong, untuk lebih jelasnya silahkan sempatkan diri anda untuk menyaksikan tarian ini jika liburan ke Bali. Tarian ini dapat kita saksikan di desa Batubulan setiap hari pada pukul 09.30 Wita. selama satu jam.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://globalbalitour.com/?feed=rss2&amp;p=56</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Obyek Wisata terkenal di Bali</title>
		<link>http://globalbalitour.com/?p=49</link>
		<comments>http://globalbalitour.com/?p=49#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Oct 2007 04:11:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>globalbl</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bali inside]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://globalbalitour.com/obyek-wisata-terkenal-di-bali</guid>
		<description><![CDATA[Berikut dapat kami sampaikan beberapa obyek wisata terkenal, yang biasanya dikunjungi oleh para wisatawan yang datang ke Bali.

Pura Tanah Lot
Terletak +20km sebelah barat Kuta area. Pura ini dibangun kira-kira abad XI oleh pendeta suci dari jawa timur yang bernama Danghyang Nirartha. Pura ini merupakan pura umum yang difungsikan untuk memuja dewa laut (Dewa Baruna) oleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut dapat kami sampaikan beberapa obyek wisata terkenal, yang biasanya dikunjungi oleh para wisatawan yang datang ke Bali.</p>
<ol>
<li><strong>Pura Tanah Lot</strong><br />
Terletak +20km sebelah barat Kuta area. Pura ini dibangun kira-kira abad XI oleh pendeta suci dari jawa timur yang bernama Danghyang Nirartha. Pura ini merupakan pura umum yang difungsikan untuk memuja dewa laut (Dewa Baruna) <span id="more-49"></span>oleh umat hindu di Bali. Pura ini terletak dilaut dengan suasana pemandangan laut yg sangat mempesona. akan lebih indah lagi pada saat matahari tenggelam (sunset).</li>
<li><strong>Kintamani</strong><br />
Memerlukan waktu +1,5jam dari Kuta area. Kintamani adalah salah satu obyek wisata terkenal di Bali. Disana kita dapat menikmati indahnya pemandangan gunung dan danau Batur sambil makan siang. Gunung Batur merupakan salah satu gunung berapi di Bali yang mempunyai ketinggian 1717m dari permukaan laut. Sejuknya udara pegunungan disana menjadikan tempat ini semakin banyak dikunjungi oleh wisatawan manca negara ataupun domestik.</li>
<li><strong>Bedugul</strong><br />
Bedugul juga merupakan obyek wisata terkenal di Bali, dimana kita dapat menikmati sejuk dan indahnya panorama pegunungan dan danau Beratan, yang paling special kita dapat melihat pura yang berdiri megah ditengah danau. Pura itu diberi nama Pura Ulun Danu dan dipergunakan untuk memuja Dewi Danu (danau). Selain itu kita juga dapat mengunjungi kebun raya Bedugul,  berbagai jenis tanaman dikembangbiakan disana.</li>
<li><strong>Pura Taman Ayun</strong><br />
Terletak di desa Mengwi + 20km arah utara dari Kuta area. Pura ini adalah salah satu peninggalan keluarga raja Mengwi, kira-kira pada abad ke XI. Dikelilingi oleh kolam  menjadikan pura ini pura ini kelihatan sangat indah. Dan sekarang tidak hanya diperuntukan pada keluarga raja tetapi masyarakat umum juga sudah banyak yang datang untuk sembahyang terutama pada saat diadakan upacara di pura ini.</li>
<li><strong>Pura Tirta Empul di Tampak Siring</strong>.<br />
Jika kita pergi ke Kintamani kita akan melewati tempat ini. Selain sebagai obyek wisata Pura ini difungsikan sebagai tempat penyucian diri bagi umat hindu di Bali. Airnya yang sejuk dan keluar sepanjang zaman dipercaya sebagi air suci yang dapat membersihkan semua yang dianggap &#8220;kotor&#8221; dalam tubuh manusia. Oleh karena itulah biasanya pada saat bulan purnama banyak sekali masyarakat hindu diBali datang kesini untuk &#8220;melukat&#8221; (membersihkan diri).</li>
<li><strong>Uluwatu</strong><br />
Uluwatu adalah nama sebuah pura yang terletak diatas tebing dengan pemandangan laut yang sangat indah. Memerlukan waktu +30 menit arah selatan  dari Kuta area. Pura ini juga didirikan oleh pendiri pura Tanah Lot yaitu pendeta suci Danghyang Nirartha. Tempat ini sangat cocok untuk melihat sunset. Disamping itu setiap hari juga ada pertunjukan tarian Kecak yang dimulai dari jam 18.00 wita, selama 1 jam.</li>
<li><strong>GWK (Garuda Wisnu Kencana)</strong><br />
GWK merupakan tempat wisata teranyar di Bali. Terletak di kawasan Bukit Unggasan sangat dekat dengan pantai Jimbaran. Disini dibangun patung Dewa Wisnu yang sedang mengendarai burung Garuda. saat ini patung itu belum selesai dikerjakan. Rencananya Patung ini akan menjadi patung yang terbesar di Asia tenggara. Letaknya diatas perbukitan dengan panorama alam yang indah. Selain itu tempat ini juga biasanya dipakai sebagai tempat pertunjukan musik/ konser pada acara spesial, seperti tahun baru dan hari spesial lainnya.</li>
<li><strong>Pura Besakih</strong><br />
Terletak di lereng gunung Agung (gunung tertinggi di Bali), kira-kira 80 km dari Kuta area. Pura besakih adalah pura hindu terbesar dan tertua di Bali, bahkan mungkin yang terbesar di dunia. Dibangun kira-kira pada abad ke-8. Ukuran pura yang sangat luas, akan cukup melelahkan jika kita berkunjung ke pura ini. Tetapi akan terasa menyenangkan setelah kita melihat keagungan dari pura Besakih.</li>
<li><strong>Goa gajah</strong><br />
Terletak di desa Bedulu tidak jauh dari kawasan wisata Ubud. Goa Gajah adalah sebuah bangunan bersejarah, dimana kita dapat melihat sebuah goa yang berbentuk hurup &#8220;T&#8221; yang tidak terlalu terlalu dalam. Jika kita masuk kedalam goa, disalah satu ujungnya kita dapat melihat patung &#8220;ganesa&#8221; (patung yang berkepala gajah dan berbadan manusia) yang dipercaya sebagai putranya dewa siwa. Sedangkan diujung goa yang lain kita dapat melihat patung Lingga Yoni yang merupakan simbul kesuburan.</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://globalbalitour.com/?feed=rss2&amp;p=49</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tanah Lot obyek wisata terpavorit di Bali</title>
		<link>http://globalbalitour.com/?p=48</link>
		<comments>http://globalbalitour.com/?p=48#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Oct 2007 04:06:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>globalbl</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bali inside]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://globalbalitour.com/tanah-lot-obyek-wisata-terpavorit-di-bali</guid>
		<description><![CDATA[Bagi yang sudah sering ke Bali, tempat ini mungkin sudah tidak asing lagi.  Sebuah bangunan Pura yang dibangun di tengah laut, sangat jelas terlihat keangungan dan kesuciannya. Keindahan alamnya yang mempesona akan sangat sayang untuk dilewatkan. Lokasinya tidak terlalu jauh dari kuta area, menjadikan tempat ini selalu ramai pengunjungnya, apalagi saat sore hari menjelang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi yang sudah sering ke Bali, tempat ini mungkin sudah tidak asing lagi.  Sebuah bangunan Pura yang dibangun di tengah laut, sangat jelas terlihat keangungan dan kesuciannya.<span id="more-48"></span> Keindahan alamnya yang mempesona akan sangat sayang untuk dilewatkan. Lokasinya tidak terlalu jauh dari kuta area, menjadikan tempat ini selalu ramai pengunjungnya, apalagi saat sore hari menjelang matahari terbenam. karena  saat-saat itulah yang sangat dinanti oleh  banyak orang. Pada hari yang cerah kita dapat menikmati sunset yang romantic, terbenam indah dipermukaan laut. Apalagi kita berada pas dibayangan pura, wau&#8230;. so beautiful, akan terasa keagungan sang maha pencipta jagat raya ini. Selain Pura utama (tanah lot) disebelah baratnya juga nampak beberapa pura yang tidak kalah indahnya. Salah satunya yaitu Pura Batu Bolong, yang dibangun diatas karang yang ada lubangnya menyerupai goa. Pura ini juga kelihatan sangat indah. Itulah sekilas tentang pura tanah lot&#8230;..</p>
<p>Menurut sejarahnya, Pura ini dibangun kira-kira diantara abad XI - XIII SM. Oleh pendeta suci dari jawa timur (zaman kerajaan maja pahit) yang bernama Danghyang Nirartha. Ditempat inilah konon beliau melakukan meditasi dan akhirnya mendirikan sebuah pura, sebelum melanjutkan perjalanannya.</p>
<p>Melihat dari kenyataan yang ada, sampai detik ini Tanah lot adalah obyek wisata yang paling ramai pengunjungnya. Disamping itu diluar area pura, juga banyak sekali toko yang menjual kerajinan tangan atau ole-oleh khas Bali. Walaupun tiket masuk ketempat ini boleh dikatakan cukup mahal (Rp.7500/orang) namun wajarlah karena pesonanya tidak ternilai harganya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://globalbalitour.com/?feed=rss2&amp;p=48</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Dreamland Beach, not just in the dream</title>
		<link>http://globalbalitour.com/?p=47</link>
		<comments>http://globalbalitour.com/?p=47#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Oct 2007 04:05:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>globalbl</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bali inside]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://globalbalitour.com/dreamland-beach-not-just-in-the-dream</guid>
		<description><![CDATA[Semakin hari semakin ramai orang berbicara tentang &#8220;Dreamland&#8221;, apa itu?  Langsung saja, Dreamland adalah nama sebuah pantai di Bali, yang memang mempunyai pemandangan alam yang sangat eksotis. Lokasinya yang sedikit tersembunyi, seolah terselip diantara belahan bukit Pecatu. Memang sedikit susah untuk dijangkau, tetapi apa mau dikata, pesonanya yang menawan tercium juga oleh wisatawan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semakin hari semakin ramai orang berbicara tentang &#8220;Dreamland&#8221;, apa itu?  Langsung saja, Dreamland adalah nama sebuah pantai di Bali, yang memang mempunyai pemandangan alam yang sangat eksotis. Lokasinya yang sedikit tersembunyi, seolah terselip diantara belahan bukit Pecatu. Memang sedikit susah untuk dijangkau, tetapi apa mau dikata, pesonanya yang menawan tercium juga oleh wisatawan yang datang ke Bali.<span id="more-47"></span></p>
<p></a>Banyak orang yang bertanya-tanya, mengapa ada sebuah pantai yang namanya berbahasa inggris di Bali&#8230;? disini dapat saya jelaskan sedikit asal usul tentang pantai ini. Gosipnya, pantai ini ditemukan oleh seorang maniak &#8220;surfer&#8221; dari Jerman yang selalu ingin mendapatkan tempat berselancar yang lebih menantang. Karena memang dikawasan ini memang sudah banyak tempat berselancar terkenal lainnya, seperti; Padang-Padang beach, Uluwatu beach dll. Ya&#8230; mungkin karena saking senangnya setelah menemukan tempat ini, dia merasa seolah-olah sedang bermimpi. (mungkin kita dapat bayangkan exspresinya pada saat itu). Ringkas cerita disebut-sebutlah pantai ini sebagai pantai &#8220;impian&#8221; atau &#8220;Dreamland beach&#8221;.</p>
<p>Tidak berlebihan memang, karena indahnya pantai ini sangat susah untuk diungkapkan dengan kata-kata. Dan sekarang pantai ini mulai ramai dikunjungi oleh para wisatawan asing maupun domestik. Banyak orang yang datang kesini untuk berselancar, berenang, berjemur dan bahkan ada juga yang hanya meliha-lihat untuk menikmati pemandangannya.</p>
<p>Bagi anda yang ingin datang kesana, sebenarnya letaknya tidak terlalu jauh dari Kuta atau Nusa Dua area. Tepatnya di Desa Pecatu dalam perjalanan menuju Pura Uluwatu. Disana anda akan menjumpai sebuah komplek perumahan elite &#8220;Pecatu Graha&#8221;, nah.. disanalah pintu masuk menuju pantai ini. Kita juga akan melewati lapangan golf yang sedang dibangun sampai saat ini. Nah&#8230; tunggu apa lagi? Lets go to the beach&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://globalbalitour.com/?feed=rss2&amp;p=47</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tari Kecak dan Api</title>
		<link>http://globalbalitour.com/?p=45</link>
		<comments>http://globalbalitour.com/?p=45#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Oct 2007 14:31:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>globalbl</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tradisi &amp; Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://globalbalitour.com/50</guid>
		<description><![CDATA[Tarian ini adalah satu tarian yang sangat unik. karena tidak diiringi dengan musik Bali atau “gamelan” seperti halnya tarian yang lain. Tari kecak ditarikan oleh lebih dari 50 orang yang kebanyakan laki-laki.  Kata kecak berasal dari kata “cak” yang diucapkan secara beramai-ramai dan dengan irama yang sangat indah untuk didengarkan.Kisah cerita dari tarian ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tarian ini adalah satu tarian yang sangat unik. karena tidak diiringi dengan musik Bali atau “gamelan” seperti halnya tarian yang lain. Tari kecak ditarikan oleh lebih dari 50 orang yang kebanyakan laki-laki.  Kata kecak berasal dari kata “cak” yang diucapkan secara beramai-ramai dan dengan irama yang sangat indah untuk didengarkan.<span id="more-45"></span>Kisah cerita dari tarian ini adalah kisah percintaan (love story), yang diambil dari kisah pewayangan “Ramayana”. Ini menceritakan Dewi Shinta (istri dari Sang Rama Dewa), diculik oleh raja raksasa yaitu “Rahwana”, untuk dijadikan istrinya. Rama dibantu oleh “Hanoman” si kera putih, berusaha mendapatkan istrinya kembali. Pada saat itulah ada banyak sekali masalah dan konflik-konflik yang dihadapi oleh Rama maupun Shinta dan juga para pembantunya. Singkat cerita akhirnya Dewi Shinta kembali kepelukan Sang Rama Dewa. Tarian ini diakhiri dengan Tari “Sang Hyang Jaran” atau tari api. Dimana seorang penari dengan menunggang kuda-kudaan, menari diatas api yang membara, namun tak sedikitpun bagian tubuhnya yang terbakar. Karena sebelumnya telah dimasuki oleh “roh halus”. Untuk lebih jelasnya silahkan saksikan langsung saat anda berada di Bali.</p>
<p>Tari Kecak dapat kita saksikan di beberapa tempat di Bali antara lain:<br />
-Pura uluwatu (setiap hari mulai pukul 18.00 Wita.)<br />
-Desa Batubulan (setiap hari pada pukul 18.30 Wita.)<br />
-Ubud (19.00 Wita, Jadwal ditentukan)</p>
<table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border-collapse: collapse" bordercolor="#111111" width="100%" id="AutoNumber1">
<tr>
<td width="100%"><script type="text/javascript"><!--
auctionads_ad_client = "4a35b3c13908f9b6065c";
auctionads_ad_campaign = "f56649ec227a0280b88bf167c64662ba";
auctionads_ad_width = "401";
auctionads_ad_height = "159";
auctionads_ad_kw =  "Bali Hotel";
auctionads_new_ad = "Horizontal";
auctionads_new_ad_color = "green";
auctionads_new_ad_num = "2";
--></script><br />
<script type="text/javascript" src="http://ads.auctionads.com/pagead/show_ads.js">
</script>
</td>
</tr>
</table>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://globalbalitour.com/?feed=rss2&amp;p=45</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hari Raya Galungan dan Kuningan</title>
		<link>http://globalbalitour.com/?p=44</link>
		<comments>http://globalbalitour.com/?p=44#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Oct 2007 14:29:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>globalbl</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tradisi &amp; Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://globalbalitour.com/48</guid>
		<description><![CDATA[Diperingati setiap enam bulan dalam hitungan kalender Bali atau setiap 210 hari. Karena dalam kalender Bali, 1 bulan sama dengan 35 hari. Ini merupakan hari raya yang sangat besar dan penting artinya bagi masyarakat hindu di Bali. Sering disebutkan bahwa hari raya Galungan merupakan hari kemenangan dharma melawan adharma atau kebaikan melawan kejahatan. Akan tetapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Diperingati setiap enam bulan dalam hitungan kalender Bali atau setiap 210 hari. Karena dalam kalender Bali, 1 bulan sama dengan 35 hari. Ini merupakan hari raya yang sangat besar dan penting artinya bagi masyarakat hindu di Bali. Sering disebutkan bahwa hari raya Galungan merupakan hari kemenangan dharma melawan adharma atau kebaikan melawan kejahatan. Akan tetapi seperti yang kami ketahui juga, <span id="more-44"></span>hari raya ini adalah hari turunnya para leluhur dari khayangan/nirwana untuk mengunjungi para keluarga dan sanak saudaranya.Pada saat hari raya ini, biasanya setiap umat hindu di Bali akan pergi sembahyang di pura keluarganya masing-masing, dan juga di semua pura yang ada di desanya. Akan kelihatan sangat meriah pada saat itu, karena setiap orang memakai pakaian adat Bali sambil membawa sesajen pergi untuk sembahyang. Di masing-masing pintu masuk halaman rumah, juga dihiasi dengan “penjor” (bambu melengkung yang dihiasi dengan janur atau daun kelapa muda). Para ibu-ibu biasanya sudah mempersiapkan sesajen jauh-jauh hari sebelumnya.</p>
<p>Satu hari sebelum Galungan, merupakan hari “penampahan” atau pemotongan babi. Pada saat itulah masyarakat secara berkelompok, memotong babi dan membaginya untuk selanjutnya di bawa pulang dan dimakan bersama keluarga. Dan sehari setelah Galungan disebut dengan hari “Umanis Galungan”. Pada hari itu biasanya masyarakat di Bali akan saling mengunjungi dengan sanak familynya. atau mungkin boleh dikatakan saling bersilaturahmi.</p>
<p>Sepuluh hari setelah hari raya Galungan, dilanjutkan dengan hari raya “Kuningan”, atau hari kembalinya para leluhur ke khayangan/nirwana. Perayaannya tidak jauh beda dengan hari raya Galungan. Setiap orang juga pergi sembahyang ke pura-pura dengan mengenakan pakaian adat Bali.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://globalbalitour.com/?feed=rss2&amp;p=44</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hari Raya Nyepi</title>
		<link>http://globalbalitour.com/?p=43</link>
		<comments>http://globalbalitour.com/?p=43#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Oct 2007 14:28:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>globalbl</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tradisi &amp; Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://globalbalitour.com/47</guid>
		<description><![CDATA[Hari raya nyepi sebenarnya merupakan hari raya tahun baru bagi umat hindu, atau lebih tepatnya hari raya tahun baru caka menurut kalender Bali. Seperti namanya “nyepi” atau sepi, hari raya ini memang dilakukan dengan menghentikan semua aktivitas yang biasanya kita lakukan sehari-hari. Ini dilakukan setiap tahun sekali.Satu hari sebelum hari raya nyepi, di masing-masing desa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari raya nyepi sebenarnya merupakan hari raya tahun baru bagi umat hindu, atau lebih tepatnya hari raya tahun baru caka menurut kalender Bali. Seperti namanya “nyepi” atau sepi, hari raya ini memang dilakukan dengan menghentikan semua aktivitas yang biasanya kita lakukan sehari-hari. Ini dilakukan setiap tahun sekali.Satu hari sebelum hari raya nyepi, di masing-masing desa di Bali, akan mengarak keliling patung monster <span id="more-43"></span>atau sejenisnya yang disebut “ogoh-ogoh”, dan biasanya ini sudah dipersiapkan jauh-jauh hari sebelumnya. Ini biasanya dimulai pada sore hari menjelang petang. Suasananya pada saat itu sangat-sangat meriah dan ramai karena semua masyarakat akan keluar untuk mengikuti ataupun hanya sekedar menonton prosesi ini.</p>
<p>Menurut ajaran agama hindu di Bali, sebenarnya hal-hal yang tidak boleh dilakukan pada saat hari raya nyepi yaitu:</p>
<p>-Tidak boleh menyalakan api dalam bentuk apapun.<br />
-Tidak boleh bepergian kemanapun.<br />
-Tidak boleh makan atau minum dalam bentuk apapun.<br />
-Tidak boleh Berbicara atau bersuara.<br />
-Tidak boleh bekerja atau melakukan aktivitas yang lain.<br />
-Tidak boleh melakukan aktivitas seksual.</p>
<p>Tujuannya adalah pada saat itu kita disarankan untuk melakukan meditasi, untuk merenungi segala apa yang telah kita perbuat dan memikirkan apa yang akan kita lakukan selanjutnya. Dan merenungi semua kehilafan yang telah kita lakukan baik disengaja maupun tidak disengaja dan berusaha meminimalkan pada langkah selanjutnya. karena kita semua telah menyadari bahwa manusia tidak akan luput dari kesalahan. Itulah sesungguhnya tujuan dilaksanakannya hari raya nyepi.</p>
<p>Akan tetapi pada saat pelaksanaannya, tidak semua orang dapat melakukan semua itu, disamping karena alasan tidak mampu untuk melakukan, juga alasan sosial sangat tidak bisa diabaikan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://globalbalitour.com/?feed=rss2&amp;p=43</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Upacara Potong Gigi (metatah/mesangih)</title>
		<link>http://globalbalitour.com/?p=42</link>
		<comments>http://globalbalitour.com/?p=42#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Oct 2007 14:26:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>globalbl</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tradisi &amp; Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://globalbalitour.com/46</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah upacara yang boleh dikatakan sangat unik bagi masyarakat hindu di Bali. Upacara ini dilakukan pada orang yang sudah menginjak dewasa. Semua itu bisa dilihat dari perubahan fisik dari orang yang bersangkutan. Pada wanita dapat dilakukan setelah mendapatkan menstuasi yang pertama, dan untuk pria biasanya setelah mengalami perubahan suara. Itu tidak berarti bahwa upacara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah upacara yang boleh dikatakan sangat unik bagi masyarakat hindu di Bali. Upacara ini dilakukan pada orang yang sudah menginjak dewasa. Semua itu bisa dilihat dari perubahan fisik dari orang yang bersangkutan. Pada wanita dapat dilakukan setelah mendapatkan menstuasi yang pertama, dan untuk pria biasanya setelah mengalami perubahan suara. <span id="more-42"></span>Itu tidak berarti bahwa upacara ini harus dilakukan setelah prubahan tadi, tetapi mereka juga akan melihat faktor yang lain seperti “hari baik” dan yang paling penting finansialnya. Pada umumnya masyarakat di Bali akan melakukan upacara ini setelah anak bungsunya menginjak dewasa. Jadi mereka dapat melakukannya besama-sama dengan semua anak-anaknya.Tujuan dari upacara ini secara hindu dipercayai untuk meminimalkan sifat negatif dari orang yang bersangkutan, bukan berarti bahwa setelah upacara ini dilakukan, orang itu akan menjadi baik. Akan kembali lagi kepada pribadi masing-masing.</p>
<p>Pada upacara potong gigi, bukan berarti gigi kita dipotong, tetapi biasanya hanya disimbolkan saja. Gigi yang akan dipotong yaitu gigi depan atas berjumlah 6 buah, mulai dari gigi taring, dimana gigi taring merupakan simbol dari ketamakan/kerakusan. Upacara ini biasanya dapat dirangkaikan dengan upacara ngaben atau pernikahan dan dilakukan oleh pendeta.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://globalbalitour.com/?feed=rss2&amp;p=42</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Upacara Ngaben di Bali</title>
		<link>http://globalbalitour.com/?p=41</link>
		<comments>http://globalbalitour.com/?p=41#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Oct 2007 14:25:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>globalbl</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tradisi &amp; Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://globalbalitour.com/45</guid>
		<description><![CDATA[Ngaben atau pembakaran mayat di Bali adalah merupakan upacara terakhir untuk “manusia yadnya” (upacara untuk manusia). Tujuan upacara ini tidak lain adalah untuk mengembalikan unsur-unsur yang ada dalam tubuh manusia ke asalnya, sehingga setelah semua kembali, orang yang sudah meninggal itu dapat terlahir kembali (reinkarnasi). Itulah yang masih sangat dipercaya sampai saat ini, oleh masyarakat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ngaben atau pembakaran mayat di Bali adalah merupakan upacara terakhir untuk “manusia yadnya” (upacara untuk manusia). Tujuan upacara ini tidak lain adalah untuk mengembalikan unsur-unsur yang ada dalam tubuh manusia ke asalnya, sehingga setelah semua kembali, orang yang sudah meninggal itu dapat terlahir kembali (reinkarnasi). <span id="more-41"></span>Itulah yang masih sangat dipercaya sampai saat ini, oleh masyarakat hindu di Bali. Upacara ini juga merupakan upacara termahal saat ini. Karena banyak hal yang harus dipersiapkan, baik itu sesajennya maupun konsumsi untuk masyarakat yang membantu acara tersebut. Atas dasar itulah demi terlaksananya upacara ini, pelaksanaannya dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu:</p>
<p><strong>1.Ngaben Langsung</strong><br />
Artinya, Upacara ini langsung dilakukan setelah orang itu meninggal. Ini biasanya dilakukan bagi mereka yang boleh dikatakan mampu untuk urusan ekonominya. Pada umumnya upacara ngaben dari persiapannya membutuhkan waktu yang agak lama, minimal kira-kira 10 hari, itupun jika “hari baik” berdasarkan hitungan kalerder Bali sudah dapat ditentukan/ dipilih. Sementara itu biasanya mayat dari orang yang meninggal akan diawetkan terlebih dahulu, baik dengan cara pembekuan (es), atau dengan zat kimia lainnya.</p>
<p><strong>2.Ngaben Masal</strong><br />
Seperti namanya ngaben masal dilakukan secara bersama-sama dengan banyak orang. Di masing-masing desa di Bali biasanya mempunyai aturan tersendiri untuk acara ini. Ada yang melakukan setiap 3 tahun sekali, ada juga setiap 5 tahun dan mungkin ada yang lainnya. Bagi masyarakat yang kurang mampu, ini adalah pilihan yang sangat bijaksana, karena urusan biaya, sangat bisa diminimalkan. Biasanya mereka yang mempunyai keluarga meninggal dunia, akan di kubur terlebih dulu. Pada saat acara ngaben masal inilah, kuburan itu digali lagi untuk mengumpulkan sesuatu yang tersisa dari mayat tersebut. Sisa tulang atau yang lain, akan dikumpulkan dan selanjutnya dibakar.</p>
<p>Prosesi upacara ngaben selanjutnya, setelah pembakaran mayat, abunya kemudian dibuang ke laut. Dilanjutkan dengan upacara penjemputan arwah di laut tersebut, sebelum akhirnya ditempatkan di pura keluarga masing-masing. Disinilah biasanya seperti dijelaskan dihalaman lain tentang pura keluarga masyarakat hindu di Bali, disamping fungsinya untuk memuja tuhan juga untuk memuja para leluhurnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://globalbalitour.com/?feed=rss2&amp;p=41</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pura, Tempat suci agama Hindu di Bali.</title>
		<link>http://globalbalitour.com/?p=40</link>
		<comments>http://globalbalitour.com/?p=40#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Oct 2007 14:20:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>globalbl</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tradisi &amp; Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://globalbalitour.com/43</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang menyebut Bali sebagai Pulau seribu Pura. Itu sangat beralasan, karena memang ribuan pura dapat kita jumpai di Bali. Masing-masing rumah masyarakat hindu di Bali memiliki satu pura keluarga yg fungsinya disamping untuk memuja tuhan, juga untuk memuja arwah para leluhur yang sudah dilakukan upacara “NGABEN”. Disetiap desa juga paling sedikit ada tiga pura [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak orang menyebut Bali sebagai Pulau seribu Pura. Itu sangat beralasan, karena memang ribuan pura dapat kita jumpai di Bali. Masing-masing rumah masyarakat hindu di Bali memiliki satu pura keluarga yg fungsinya disamping untuk memuja tuhan, juga untuk memuja arwah para leluhur yang sudah dilakukan upacara “NGABEN”. <span id="more-40"></span>Disetiap desa juga paling sedikit ada tiga pura besar. Di sawah-sawah, pasar-pasar di Bali juga dibangun pura, yg fungsinya memohon agar diberikan berkah dalam menjalakan aktivitas masing-masing. Dan masih banyak lagi Pura besar yg lain seperti; Pura Tanah Lot, Pura Besakih, Pura Batur, Pura Ulun Danu dan yg lain, yang dikatagorikan sebagai pura Umum, artinya Pura yg diperuntukan kepada semua umat hindu diseluruh dunia yg ingin melakukan persembahyangan. Maka dari itu sangatlah beralasan jika bali mempunyai sebutan “Thousand Temples Island” atau “The Island Of The God”.</p>
<p>Jika kita jalan2 di Bali, akan banyak dijumpai persembahan/sesajen atau disebut dengan “canang” yg dibuat dari janur/daun kelapa yg dihiasi dengan bunga dan diisi makanan kecil, baik itu didepan rumah, hotel dan hampir disetiap sudut bangunan juga disetiap pura yg ada disana. itu dilakukan setiap hari biasanya 2X yaitu pagi sehabis memasak dan petang sebelum tidur. Tujuan dari semua itu adalah untuk menjaga keseimbangan dari 2 sisi yang berbeda yaitu Baik dan Buruk atau positif dan negatif. Sesungguhnya masyarakat di Bali hanya memuja satu tuhan yg disebut “IDA SANG HYANG WIDHI WASA”, tetapi biasanya mereka mempunyai sebutan atau nama-nama tuhan berdasarkan fungsiNya masing-masing. Sebagai contoh; Tuhan dalam fungsinya/manifestasinya sebagai pencipta mereka sebut “DEWA BRAHMA”, pemelihara “DEWA WISNU”, pelebur “DEWA SIWA”, pendidikan”DEWI SARASWATI” dan masih banyak nama-nama  lainnya yg sesungguhnya bersumber dari satu. Disamping itu disetiap pohon yg besar, persimpangan jalan, dan tempat lainnya yg dianggap “angker” mereka juga selalu meletakkan persembahan yg tujuannya agar mereka tidak diganggu oleh “penghuni” tempat itu. Biasanya dua sisi yg berbeda itu mereka sebut dengan “RWA BINEDA” yg disimbulkan juga dengan kain hitam putih (poleng).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://globalbalitour.com/?feed=rss2&amp;p=40</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
